Sunday, 26 October 2014

Apa itu UEFI serta Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Contoh Paparan UEFI
Unified Extensible Firmware Interface (UEFI) adalah standard baru firmware interface untuk PC yang didesain untuk menggantikan BIOS (Basic Input/Output System).

UEFI awalnya dikembangkan oleh Intel dan diberi nama EFI. Namun sebuah group yang terdiri dari 140 perusahaan mengambil alih pengembangannya dan menamainya Unified EFI atau UEFI.

Seperti halnya BIOS, UEFI menghubungkan antara hardware, firmware, dan OS dalam sebuah komputer. UEFI menjadi program yang pertama kali berjalan saat komputer dinyalakan. UEFI akan menyemak setiap komponen hardware yang terpasang di komputer, menyalakannya, mengaturnya, dan menyerahkannya ke sistem operasi melalui proses booting.

UEFi dibuat untuk mengatasi kelemahan dan batasan yang dimiliki oleh BIOS, sehingga firmware ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan BIOS:

# UEFI memiliki komunikasi yang lebih baik dengan hardware dan firmware. Misalnya, dia tidak memerlukan boot sector di hardisk dan boleh menggunakan mouse + keyboard di interfacenya.
# UEFI juga mampu diprogram sehingga pengeluar boleh menambahkan aplikasi dan driver didalamnya, membuatkan sistem dan ciri-ciri UEFI lebih lengkap daripada BIOS.
# Secara visual UEFI memiliki paparan yang lebih cantik dan atraktif. Selain itu mouse dan keyboard boleh digunakan di UEFI sehingga semakin memudahkan proses konfigurasi dan overclocking.
# UEFI memiliki security yang lebih kuat dibandingkan BIOS. Ia mampu melindungi pre-startup, pre-boot, dan process lainnya dari serangan bootkit.
# UEFI menyokong hardisk dengan kapasiti lebih dari 2.2 TB
# UEFI mempercepat waktu startup dan resume saat komputer di hibernate.
# UEFI mendukung driver perangkat 64-bit sehingga bisa mengalokasikan hingga 17.2 Milyar GB memory saat startup!
# Selama masa transisi dari BIOS ke UEFI, sebagian besar platform bakal support BIOS meskipun mereka menggunakan UEFI. BIOS boleh berjalan di UEFI.
# Salah satu kelemahan UEFI hanyalah umurnya yang masih muda, sehingga belum semua sistem operasi mendukung firmware tersebut. Linux sebenarnya sudah support UEFI, namun sayangnya belum ada distro Linux yang mengoptimasi OS mereka dengan UEFI. Sebagian besar distro Linux masih belum memanfaatkan UEFI.
    Windows 8 yang dirilis 2012 lalu mungkin adalah OS pertama yang memanfaatkan UEFI secara keseluruhan melalui ciri-ciri restore, refresh, secure boot, dan beberapa ciri lainnya.

    SUMBER

    No comments:

    Post a Comment