Sunday, 30 November 2014

[TUT][WIN] Cara Membaiki Masalah Error "The drive where windows is installed is locked" Pada Windows 8/8.1/10


Pada awalnya PC saya tidak dapat boot ke Sistem Operasi. Jadi saya masuk pada Safe Mode untuk refresh PC saya. Tapi malangnya keluar pesan ralat "The drive where windows is installed is locked". Jadi saya buat seperti langkah dibawah dan PC dapat boot pada OS seperti biasa. Mungkin ada yang mengalami masalah yang sama bolehlah cuba tutorial di bawah.

Cara Membaiki Masalah Error "The drive where windows is installed is locked" Pada Windows 8/8.1/10

**Pastikan anda menggunakan DVD atau USB Drive Installation Windows mengikut jenis Sistem Operasi yang anda gunakan sama ada Windows 8, Windows 8.1 atau Windows 10.

1. Masukkan  DVD atau USB Drive Installation Windows 8/8.1/10 dan boot pada PC anda.

2. Setelah booting, pada "Windows Setup screen", pilih bahasa dan keyboard yang anda gunakan dan klik Next. 

3. Klik pada "Repair your computer".

4. Pada bahagian "Choose an option" , pilih "Troubleshoot".

5. Pada bahagian "Troubleshoot", pilih "Advanced options".

6. Pada bahagian "Advandce options", pilih "Command Prompt". 

7. Pada "Command Prompt", masukkan perintah dibawah satu persatu:
  • Taip "  bootrec /fixmbr  "  dan tekan "Enter".
  • Taip "  bootrec /fixboot  " dan tekan "Enter".
  • Taip "  bootrec /RebuildBcd " dan tekan "Enter".
  • Apabila ditanya 'Yes' atau 'No', taip " Y " dan tekan "Enter".
  • Taip " Exit " dan tekan "Enter".

8. Reboot ke Sistem Operasi Windows 8/8.1/10 anda.

Sunday, 26 October 2014

Tutorial : Cara Menyahaktifkan UEFI Secure Boot Pada Windows 8 / 8.1


Baca juga >> http://faiz-tutorial.blogspot.com/2014/10/apa-itu-uefi-serta-apa-kelebihan-dan.html

Kebanyakan Laptop atau PC yang baru anda beli yang sudah terpasang sistem operasi Windows 8/8.1, mengunakan sistem boot UEFI. Jadi fungsi key untuk masuk ke bios semasa boot tidak berfungsi kerana Secure Boot telah diaktifkan. Jadi untuk mengatasi masalah ini,saya akan menunjukkan Cara Menyahaktifkan (Disable) UEFI Secure Boot Pada Windows 8 / 8.1 .

1. Pergi ke PC Setting
- Pada Charms Bar, Klik pada "Settings" .

- Klik pada "Change PC settings" .

2. Pergi ke "Advance Startup" .

- Untuk Windows 8 :
i)  Klik pada "General".
ii) Pergi pada bahagian "Advance Startup".
iii) Klik pada "Restart now".


- Untuk Windows 8.1 :
i) Klik pada "Update and recovery" .

ii) Klik pada "Recovery" .
iii) Pergi pada bahagian "Advance Startup".
iv) Klik pada "Restart now".


3. Akses ke Tetapan UEFI
Selepas proses Restart selesai, akan terpapar pilihan seperti gambar dibawah.

- Klik pada pilihan "Troubleshoot".

- Pada bahagian Troubleshoot, klik pada "Advance options" .

- Pada bahagian Advanced options , klik pada "UEFI Firmware Settings".

- Klik pada "Restart" untuk masuk ke UEFI Firmware Settings (Paparan seperti tetapan Bios) .

4. Menyahaktifkan (Disable) Secure Boot pada UEFI Setting.
- Untuk langkah ini, bergantung pada jenis atau versi tetapan Bios anda.
- Cari tetapan bagi "Secure Boot" sama ada pada tab Security atau Boot dan tukar tetapannya menjadi "Disable".

- Contoh, jika paparan UEFI seperti gambar dibawah, klik pada tab "Boot" . Pergi pada bahagian "Secure Boot" dan tukarkan tetapan menjadi "Disable" (Gunakan keypad arrow untuk menukar).

- Setelah selesai , klik F10 untuk menyimpan tetapan.

Ok untuk boot seterusnya anda sudah boleh mengakses Bios seperti biasa dengan menekan key berdasarkan jenis dan model pc atau laptop anda.

Apa itu UEFI serta Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Contoh Paparan UEFI
Unified Extensible Firmware Interface (UEFI) adalah standard baru firmware interface untuk PC yang didesain untuk menggantikan BIOS (Basic Input/Output System).

UEFI awalnya dikembangkan oleh Intel dan diberi nama EFI. Namun sebuah group yang terdiri dari 140 perusahaan mengambil alih pengembangannya dan menamainya Unified EFI atau UEFI.

Seperti halnya BIOS, UEFI menghubungkan antara hardware, firmware, dan OS dalam sebuah komputer. UEFI menjadi program yang pertama kali berjalan saat komputer dinyalakan. UEFI akan menyemak setiap komponen hardware yang terpasang di komputer, menyalakannya, mengaturnya, dan menyerahkannya ke sistem operasi melalui proses booting.

UEFi dibuat untuk mengatasi kelemahan dan batasan yang dimiliki oleh BIOS, sehingga firmware ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan BIOS:

# UEFI memiliki komunikasi yang lebih baik dengan hardware dan firmware. Misalnya, dia tidak memerlukan boot sector di hardisk dan boleh menggunakan mouse + keyboard di interfacenya.
# UEFI juga mampu diprogram sehingga pengeluar boleh menambahkan aplikasi dan driver didalamnya, membuatkan sistem dan ciri-ciri UEFI lebih lengkap daripada BIOS.
# Secara visual UEFI memiliki paparan yang lebih cantik dan atraktif. Selain itu mouse dan keyboard boleh digunakan di UEFI sehingga semakin memudahkan proses konfigurasi dan overclocking.
# UEFI memiliki security yang lebih kuat dibandingkan BIOS. Ia mampu melindungi pre-startup, pre-boot, dan process lainnya dari serangan bootkit.
# UEFI menyokong hardisk dengan kapasiti lebih dari 2.2 TB
# UEFI mempercepat waktu startup dan resume saat komputer di hibernate.
# UEFI mendukung driver perangkat 64-bit sehingga bisa mengalokasikan hingga 17.2 Milyar GB memory saat startup!
# Selama masa transisi dari BIOS ke UEFI, sebagian besar platform bakal support BIOS meskipun mereka menggunakan UEFI. BIOS boleh berjalan di UEFI.
# Salah satu kelemahan UEFI hanyalah umurnya yang masih muda, sehingga belum semua sistem operasi mendukung firmware tersebut. Linux sebenarnya sudah support UEFI, namun sayangnya belum ada distro Linux yang mengoptimasi OS mereka dengan UEFI. Sebagian besar distro Linux masih belum memanfaatkan UEFI.
    Windows 8 yang dirilis 2012 lalu mungkin adalah OS pertama yang memanfaatkan UEFI secara keseluruhan melalui ciri-ciri restore, refresh, secure boot, dan beberapa ciri lainnya.

    SUMBER

    Sunday, 12 October 2014

    Tutorial Membuka System Information di Windows 8/8.1


    System Information adalah sebuah ciri yang terdapat di Windows untuk melihat spesifikasi lengkap dari PC.  Ciri ini cukup berguna, kerana dengan adanya System Information ini, kita boleh mengenalpasti hardware dan software yang terdapat pada PC kita.

    Pada Windows 7, untuk membuka System Information ini cukup mudah, namun di Windows 8/8.1, Microsoft agak menyembunyikan ciri ini. Jadi jika anda ingin membuka Sytem Information di Windows 8 / Windows 8.1, sila ikut langkah dibawah :

    1. Klik lambang WINDOWS + R pada keyboard.

    2. Masukan perintah " msinfo32 " dan klik ENTER.

    3. System Information dipaparkan ....... :)

    Saturday, 9 August 2014

    Windows KMS Activator Ultimate 2014, Aktivator Palsu Windows 8.1 !


    Salah seorang anggota forum Softpedia bernama Ahasverus, menemukan bahwa salah satu aktivator Windows mengandung program berbahaya berupa bitcoin miner, adware, dll. Dia sendiri sudah mencobanya saat akan mengaktivasi Windows 8.1 Enterprise Evaluation didalam Virtual Box Mac OS X miliknya.

    Biasanya saat kalian mencari aktivator untuk Windows di google, kalian pasti menemukan banyak hasil. Kebetulan si anggota forum Softpedia ini mencoba sebuah aktivator bernama Windows KMS Activator Ultimate 2014, ukurannya juga tidak terlalu besar, sekitar 10 MB.

    Aktivator palsu ini ( Windows KMS Activator Ultimate 2014 ) mengklaim dapat mengaktvasi berbagai macam OS Windows seperti Windows Vista, Windows 7, Windows 8, bahkan Windows 8.1. Padahal, aktivator tersebut tidak dapat sama sekali mengaktivasi Windows ! yang ada, aktivator tersebut memasukkan berbagai macam program berbahaya yang dapat mencuri data pengguna dan menyebabkan PC si pengguna tidak stabil.

    Beberapa antivirus memang sudah menangkal aktivator ini, namun pengguna yang ngeyel malah mematikan proteksi Antivirusnya dan jadilah PC-nya tersebar "penyakit" dari Windows KMS Activator Ultimate 2014 ini.

    Yang jadi pertanyaan sekarang, bagaimana memang cara kerja aktivator palsu ini ? Berikut cara kerjanya bisa kalian lihat dibawah :

    1. Proses Awal

    Saat proses awal, aktivator ini akan "memaksa" pengguna menginstall aplikasi sampah bawaan dari aktivator ini, yakni Surftastic (sebuah add-on browser yang berguna untuk mencuri data pengguna saat surfing di web dan menampikkan banyak iklan ), serta mobogenie ( sebuah aplikasi yang mencuri daftar kontak, sms, gambar si pengguna ).


    2. Proses Kedua

    Proses kedua ini cukup menarik, kenapa ? karena apabila pengguna mengklik Next tanpa melihat perjanjiannya terlebih dahulu, Aktivator palsu ini akan menginstall Bitcoin Miner. Bitcoin Miner ini bisa menyebabkan penggunaan CPU Usage meninggi ! berikut tampilan perjanjiannya.


    “In order to continue and develop free applications, we would like to install on your machine the following program that uses your CPU for virtual currency mining and other computation activities when it is idle/standby,”

    Lihat kata-kata yang saya beri warna merah, kira-kira artinya begini "Kami ( Si pembuat aktivator ) meminta izin untuk menginstall sebuah program" Program inilah yang disebut Bitcoin Miner !

    Oleh karena itu kita pilih saja Decline, karena kalau pilih Next kalian tentu sudah tau apa yang akan terjadi :)

    3. Proses Ketiga

    Si Scammer ini masih ada cara lain ! apabila pengguna ingin membatalkan proses installasi, akan muncul sebuah pop-up seperti gambar dibawah. Kira-kira memiliki arti program akan meneruskan proses installasi saat Windows kembali restart ( Cerdas bukan ? atau licik ? ).


    4. Proses Terakhir

    Saat proses installasi selesai dan aktivator dijalankan, pada saat inilah browser milik kamu sudah disusupi dengan bermacam-macam iklan. Aktivator ini akan meminta izin kamu untuk konek ke internet untuk meng-update database dari aktivator tersebut ( padahal ini bukan update server, bisa saja malah menambah program-program jahat lainnya ).


    Dan terakhir saat kita menekan tombol Activation, aktivator palsu ini malah tidak dapat mengaktivasi dan malah muncul sebuah peringatan Error Product not Found !.

    Kesimpulan

    Ada banyak sekali aktivator untuk Windows atau Office, jika pengguna tidak berhati-hati malah akan membahayakan PC-nya sendiri. Cara yang paling aman adalah dengan membeli Windows secara langsung :)

    Selain aktivator diatas, kalian juga hati-hati terhadap aktivator palsu lainnya ini :

    - KJ Activator
    - Office 2013 Activator Ultimate 2014


    Monday, 4 August 2014

    Samsung Galaxy Note 4 Bakal Hadir Dengan Sensor UV


    Menurut pembekal komponen terkemuka Samsung, Galaxy Note 4 dijangka akan dilancarkan ke pasaran sebelum iPhone 6 tiba di pasaran dan harus diinga iPhone 6 mungkin akan hadir didalam dua model dengan skrin paparan 4.7-inci dan satu lagi dengan skrin paparan 5.5-inci.

    Samsung Galaxy Note 4 ini dikatakan akan hadir dengan spesifikasi yang lebih baik daripada Galaxy S5 dan mungkin akan dilengkapi dengan skrin paparan OLED berukuran 5.7-inci dengan reka bentuk yang berasakan panel besi. Selain itu, Galaxy Note 4 juga dikatakan akan menjadi telefon pintar pertama yang hadir dengan sensor ultraviolet yang mampu merakam kadar pendedahan UV.

    Spesifikasi lain pada model phablet ini adalah pemproses Qualcomm Snapdragon 805, 3GB RAM, menyokong LTE dan kapasiti bateri yang lebih besar daripada Galaxy Note 3.

    Bercakap mengenai harga dan tarikh penawaran model ini di Malaysia, Samsung Galaxy Note 4 dijangka akan dilancarkan beberapa minggu selepas diumumkan dengan harga RM 2399.

    Spesifikasi Samsung Galaxy Note 4 lengkap disini.




    Thursday, 26 June 2014

    Versi Terbaru Android "L" Bakal Dilancarkan

    Pada acara tahunan Google (Google I/O) baru-baru ini , salah satu perkara yang menjadi fokus utama adalah beberapa perkara baru mengenai Android. Versi baru mereka akan hadir tidak lama lagi, dan untuk membolehkan para pembangun bersedia dengan aplikasi mereka, Google mengumumkan Android “L” Developer Preview.


    Rekaan Antaramuka Baru – Material Design


    Android “L” dilihat akan membawakan perubahan dari segi antaramuka. Google memanggilnya sebagai “Material Design”, dimana merupakan salah satu usaha untuk menyelarikan rekaan antaramuka pada pelbagai saiz peranti, dan juga untuk memberikan pengalaman pengguna yang selari pada aplikasi dan web.

    Untuk menjayakan perkara ini, Google turut membuat perubahan pada muka-taip yang digunakan pada Android “L”, disamping menawarkan beberapa kesan animasi untuk digunakan oleh para pembangun.







    Notifikasi Di Lockscreen

    Notifikasi pada Android boleh dikatakan agak baik jikalau dibandingkan dengan beberapa platform operasi yang lain. Pada Android “L”, pihak Google turut memberikan fokus dan menambah-baik sokongan notifikasi untuk menjadikannya lebih menarik.



    Salah satu pembaharuan adalah pengguna kini turut dipaparkan dengan notifikasi walaupun pada aplikasi dengan skrin penuh – seperti permainan, video dan sebagainya.

    Disamping itu, pihak Google dilihat turut membawa notifikasi ke lockscreen melalui Android “L”, dimana pengguna boleh melihatnya, ataupun swipe sesuatu notifikasi ke sebelah kanan untuk memadamkannya.


    Personal Unlocking Dan Sekuriti

    Dengan Google yang turut membawa Android ke peranti boleh-pakai, salah satu fungsi baru yang diperkenalkan adalah “Personal Unlocking”. Melaluinya, ia memastikan telefon atau tablet anda berada di lokasi yang selamat, dan mengoptimasikan lockscreen bersesuaian dengannya.


    Sebagai contoh, sekiranya anda memakai jam tangan pintar yang dihubungkan ke peranti, dan ingin mengakses peranti, anda boleh mengaksesnya terus, dan sekiranya sebaliknya, anda akan dipaparkan dengan skrin untuk memasukkan kod akses anda.

    Selain menggunakan peranti boleh-pakai, Google turut mengatakan sokongan Personal Unlocking turut akan menyokong dan mengambil kira beberapa perkara lain, termasuk kedudukan anda melalui geolokasi (berdasarkan lokasi yang sering dilawati anda), rangkaian WiFi yang dihubungkan dan beberapa perkara lain.

    Untuk sekuriti pula, pihak Google membawakan beberapa pembaharuan melalui Android “L”, termasuk salah satunya adalah Factory Reset Protection yang memudahkan pengguna nyah-aktifkan peranti mereka yang hilang atau dicuri, dan juga sokongan Universal Data Protection yang membolehkan pengguna mengawal data-data yang dikongsikan mereka seperti geolokasi dan sebagainya.


    Multi-Tasking Kini Recents

    Rekaan untuk bahagian multi-tasking turut dikemaskini melalui Android “L”, dimana pihak Google didapati memanggil butang multi-tasking sebagai “Recents”.


    Daripada apa yang ditunjukkan, pengguna dipaparkan dalam bentuk rekaan Cards, dimana pengguna boleh swipe untuk melihat dari satu aplikasi ke aplikasi lain.

    Disamping itu, pihak Google turut melangkah setapak kehadapan dengan mengumumkan yang mana setiap tab pada Chrome juga akan dipaparkan dalam bentuk Cards berbeza, sekaligus memudahkan proses multi-tasking anda.


    Peningkatan Prestasi Dan Bateri

    Android “L” juga akan menyaksikan pihak Google beralih sepenuhnya daripada penggunaan Dalvik kepada ART, yang mana secara tidak langsung membawa kepada peningkatan penggunaan prestasi secara keseluruhan, termasuk membawakan sokongan grafik yang lebih baik. Bersama-sama pengenalan ART, pihak Google turut membawakan sokongan 64-bit ke platform Android secara rasminya.



    Untuk bahagian bateri pula, Google dilihat hadir dengan Project Volta, memberikan pembangun lebih kawalan untuk mengoptimasikan penggunaan bateri ketika aplikasi mereka digunakan. Untuk pengguna umum pula, pihak Google menyediakan sebuah fungsi baru yang sedia terdapat pada kebanyakkan peranti utama hari ini, iaitu Battery Saver Mode.

    Selain daripada pelbagai pengenalan ini, Google turut dilihat bukan berhenti dengan Android untuk peranti mudah-alih sahaja, tetapi sebaliknya membawa ia ke pelbagai platform lain – termasuk untuk kaca televisyen melalui Android TV, untuk kenderaan melalui Android Auto, dan untuk peranti boleh-pakai melalui Android Wear. Google juga turut dilihat mengintegrasikan Android ke Chromebook dengan lebih baik, termasuk mengatakan Chromebook akan menyokong aplikasi Android tidak lama lagi.

    Apa pun, ini boleh dikatakan hanya sebilangan kecil daripada fungsi-fungsi baru yang dibawakan oleh Android “L”. Google mengatakan lebih 5000 API baru tersedia melalui Android “L”, dan mungkin kita akan dapat melihat sebahagian daripadanya apabila mendapat akses untuk Android “L” Developer Preview.

    Sumber